Menu Skenario Film ini berisi Skrip Skenario Film Pendek yang pernah dibuat oleh Sampun Maos Film, dengan Penulis , Direksi, Nikmah Yuana. Skenario ini boleh dipake siapa saja dengan mencantumkan sumber aslinya, Nikmah Yuana- Sampun Maos, link website RBSM.
FILM PENDEK ANAK KOLOSAL
“SABRANG”
TIM PRODUKSI SAMPUN MAOS :
Nikmah Yuana Scenario & Director
Yusuf Tim Camera 1
Murid Anak-anak RBSM
Bu Guru Bu Nikmat
Kepala Sekolah Ery
Penjaga Sekolah Ery (Merangkap)
SINOPSIS FILM PENDEK (Durasi 10 Mnt)
Sebuah sekolah alam di tepi Sungai, jika mau berangkat semua anak harus menyeberang Sungai. Bu Guru pun setiap kali mau berangkat mengajar mesti menyeberang Sungai, sepatunya dibungkus plastik. Anak-anak: Hafis setiap mau berangkat melewati jalan sempit, tanjakan, himpitan rumah, akhirnya menyeberang. Aditya setiap mau berangkat melewati kendang kambing, jalan sempit, penuh Semak-semak, melewati kuburan, dan berakhir menyeberang. Khansa setiap berangkat harus melewati jalan persawahan , jembatan, lalu menyeberang Sungai. Semua anak-anak pergi sekolah dengan menyeberang, namun semangat mereka luar biasa.
Konflik mulai dari Ketika ada lomba kreatifitas Hari Lingkungan Hidup Tingkat SD, mereka heboh dan berkeinginan ikut. Bu guru dan mencari ide, akhirnya buat Bonsai.. Dimajukan oleh Kepala Sekolah dapat juara Harapan 3.
Kembang sekolah dating anak baru Rumaisha, anaknya cantik. Hafiz dan Adit menyukainya. Ala-ala anak SD Ketika jatuh cinta, padahal Rumaisha Sukanya Kocheng. Mereka patah hati.
Konflik 2 ketika Bu Guru dapat kabar dari Rembang suaminya meninggal, harus pulang melanjutkan Tambak dan tidak kembali.
Anak-anak selama Bu Guru tidak ada sangat sedih, Pelajaran kosong. Khansa yang paling pintar menggantikan ke depan mengajar teman-teman. Sebentar lagi mau Ujian Nasional di Sekolah kota.
Tiba- tiba Bu Guru datang dan mengatakan tidak jadi pergi. Bu Guru sayang anak2 , Tambaknya diolah sama sepupu di desa dengan bagi hasil. Bu Guru tetap di Jabungan.
STORYLINE FILM PENDEK
Judul:
SABRANG
Tokoh :
Ibu Nikmah sebagai Bu Guru
Pak Ery sebagai Kepala Sekolah & Penjaga Sekolah
Anak -anak RBSM
Tokoh utama : Hafiz, Adit, Khanza, Rumaisha
Lokasi :
Pulesari rumah Mbak Ninik, Omar turun ke bawah. Kebun Vido , kandang ayam.
Rumah Nirvan – Hafiz
Kuburan – Aditya
Sawah, Sungai, Jembatan
TK Nanda Jabungan
Take 1 (Rumah Nirvan – Pulesari):
Hafiz berangkat sekolah mulai dari Rumah Nirvan, terus berjalan melewati kebon Vido, terus melewati himpitan rumah, turun ke Rumah bawah hutan (Mardhotu).
Take 2 ( Rumah kayu -kuburan)
Aditya berangkat sekolah melewati kuburan, terus tritisan jalan .
Take 3 ( Persawahan)
Khansa melewati persawahan . jembatan, turun dan menyeberang.
Take 4 (Sungai)
Hafiz nyebrang
Aditya nyebrang
Khansa nyebrang
Bu Nikmat nyebrang
Take 5 ( TK Nanda)
Suasana sekolah
Bu guru mengajar pengetahuan umum nama-nama ibu kota negara.
Bu Guru : Ibu Kota Negara Belanda anak-anak?
Khansa : Saya bu. Amsterdam bu .
Bu Guru : Bagus Khansa. Sekarang Ibu kota negara Jepang?
Aditya : Tokyo Bu.
Bu Guru : Pinter Adit. Sekarang ibu kota negara Indonesia?
Hafiz : Bali Bu
Aditya : Kok Bali
Hafiz : (Berdebat) Bali lah terkenal seduniaa
Aditya : IKN
Khansa: Jakarta
Bu Guru: Ibu Kota Nusantara atau IKN ibu kota Indonesia masa depan yang berlokasi di Kalimantan Timur. Nama Nusantara dipilih karena ikonik di mata internasional. Nusantara mengacu pada konseptualisasi geografis Indonesia, yang terdiri dari banyak pulau yang disatukan oleh lautan. Sedangkan yang sekarang adalah Kota Jakarta, yaitu Daerah Khusus Ibukota Jakarta atau DKI Jakarta. Yang sebelumnya disebut Batavia adalah ibu kota Indonesia, dan sekaligus daerah otonom setingkat provinsi.
Take 6 (TK Nanda – Rumaisha)
Bu Guru : Anak-anak ada murid baru pindahan dari Kota, perkenalkan Namanya Rumaisha. Ayo Rum perkenalkan diri.
Rumaisha: Nama saya Rumaisha, saya dari Semarang Bawah tepatnya Genuk. Karena Rob sering banjir, maka saya pindah ke rumah kakek saya, di Jabungan ini.
Aditya & Hafiz melongo mereka semua kagum dengan Rumaisha yang cantik.
Anak-anak yang lain mangut”.
Take 7 ( Halaman sekolah- Hafiz & Aditya)
Hafiz melamun bersandar di pohon.
Aditya melamun di pinggir Sungai.
Ajib : Hey nanti kamu kejebur hati-hati. Hallo ngelamun sapa tuh.
Aditya: Ah kamu ini
Ajib : Pasti anak baru kan? Rumaishaaa
Aditya salah tingkah malu-malu : sst jangan bilang sapa sapa .
###
Ajib ngagetin Hafiz
Ajib : Huaaa
Hafiz kageet
Ajib : Hayooo ngalamun sapaaa
Hafiz nonjok nonjok : Awas kau . Awas Kau!
Ajib: Anak baru anak baru. Rumaisha cantiik (sambil lari) Adit juga sama suka Rumaishaaa!!
Take 8 ( Halaman Sekolah)
Rumaisha bercakap cakap dengan Khansa.
Khansa: Rum denger dari Ajib Hafiz dan Aditya suka kamu Rum.
Rumaisha: Haaa ngga salah? Aku sudah punya Pacar kok.
Khansa : Haaaa serious sapa? (Anak-anak lain ikut noleh termasuk Aditya dan Hafiz jadi deg degan)
Rumaisha : Mau tahu ? Ini ni nih sambil nunjukin foto Kocheng “ Ini Namanya Tam Tam” KOcheng kesayangan akuh.
Aditya & Hafiz langsung patah hati!
Take 9 ( Di kelas Bu Guru)
Ada pengumuman lomba kreasi Hari Lingkungan Hidup.
Sebelumya Pak Kepsek yang sedang bersih” beri pengumuman pada bu Bu Guru ada lomba kreasi Hari Lingkungan Hidup.
Bu Guru : Anak-anak 3 bulan lagi ada lomba kreasi Hari Lingkungan Hidup yang ngadakan Kementrian Lingkungan Hidup. Ada yang punya usulan kita mau buat apa?
Aditya : Rumah kayu buk
Hafiz : Halah kuno bagusan mobil-mobilan. Mobil Listrik
Bu Guru: Hafiz kalo mobil Listrik onderdilnya sekolah kita ngga punya. Ada yang punya usulan lain?
Khansa: (Sambil pegang jidat mikir) Gimana kalo buat itu bu pohon yang kecciiiil apa tuh sebentar aku ingat ingat Bon Bonsai
Semua tolah toleh dan tersenyum: (Barengan) setujuu Buuuu
Take 10 (Halaman Sekolah – Bonasai)
Candid Membuat bonsai cinematic music
Take 11 ( Kepala Sekolah )
Dengan diiringi anak-anak Kepala Sekolah dan perwakilan membawa bonsai ke Kota Semarang untuk dilombakan.
Dan Bonsai itu dapat juara Harapan 3
Ajib : Dapat juara berapa Pak?
Kepala : Alhamdulillaal juara saaaatuuu Eh salah maaf Juara Harapan 3.
Ajib : Masa juara Harapan 3 terus Pak. Lomba lari Juara Harapan 3, Lomba Lompat jauh juara Harapan 3. Sepertinya sekolah kita SD AlAM NANDA rejekinya Juara Harapan 3 Pak Pak.
Kepala : Yah bersyukur tho dari pada juara Harapan 4 he he he
Take 12 (Di sekolah)
Bu Guru pamitan, suaminya meninggal jadi harus pulang kampung dan tidak balik. Pulang ke Rembang menggarap Tambak Bandeng warisan kakek.
Suasana pamitan dan penuh tangisan perpisahan.
Bu Guru: Anak-anak Bu Nikmat minta maaf kalo ada salah. Bu Nikmat dipanggil Kakek mengelola Tambak Bandeng di Rembang. Kalian anak-anakku yang sangat aku cintai dan sayangi. Ibu yakin masa depan kalian gemilang penuh Bintang. (Tersenyum )
Anak-anak menangis sedih hu hu hu
Khansa: Ibuuu nanti sapa yang ngajar kitaaa
Barengan : Iyaaa Buuu Kamiii sayang ibuuuuu
Take 13 ( Bu Guru di Jalan)
Candid cinematic music
Bu Guru yang berjalan pergi pake troli tiba tiba balik lagi. Seperti kembali ke sekolah.
Take 14 ( Sekolah)
Anak-anak bingung ngga ada yang ngajar, Pak Ery lagi rapat kepala sekolah di kota.
Hafiz: Gimana nih Pak Ery lagi rapat kepala sekolah di kota. Mau ada Festifal 17.Agustusan
Yang lain gelisah sibuk sendiri. Ada yang bermain tangan, ada yang baca buku, ada yang ngalamun. Rumaisha melihat foto Tam Tam sambil dicium cium.
Khansa maju ke depan mengajar teman teman (candid) cinematic.
(Di luar ada Bu Guru)
Bu Guru masuk kelas terharu melihat Khansa dkk.
Semua menoleh : Bu Guruuuu (Langsung memeluk bu Guru)
Bu Guru : Bu Guru memutuskan kembali Nak. Bu Guru sangat mencintai kalian sayang kalian. BU Guru sayang sama kalian. Anak-anak ibu sudah mulai kuliah. Tambak Bandeng kakek dikelola sepupu ibu bagi hasil. Ibu di sini bersama kalian.
Take 15 (Sungai)
Anak-anak bermain di Sungai dan bergurau, Candid music
The End
Kostum:
Bu Nikmat: gamis rapi
Anak-anak: seragam sekolah, batik, merah putih, baju pantas . main
Properti:
Foto Kocheng
Bonsai
Buku Pelajaran
Troli
Kamera 2
Tripod
Perekam /HP
Clipper
Naskah film
