KALAH
Kau Bermain Perasaan : Janda, Puber ke dua, Simpanan, Selingkuhan Aku hanya Menangis di sudut : Tanpa Koneksi; Tanpa Pembelaan Nothing
Continue ReadingKami Baca Kami Kuasai Dunia, Kami Ngaji Kami Masuk Surga
Kau Bermain Perasaan : Janda, Puber ke dua, Simpanan, Selingkuhan Aku hanya Menangis di sudut : Tanpa Koneksi; Tanpa Pembelaan Nothing
Continue ReadingAku terlalu asyik menarik perhatianmu; Hingga aku lupa jati diriku : Mahnetik alias Gatel Padahal Kulakukan atas dorongan murni, Cinta Kau katakan Puber ke dua Nothing
Continue ReadingEngkau menyadarkanku, sampai aku pada Kesadaran: Bahwa aku memang Tidak Sepadan Nothing
Continue ReadingKamu saja tidak sudi dan pergi; Malah Kau berikan ke orang lain, “dengan dalih orang yang Tepat” Nothing
Continue ReadingAku mencintaimu dengan Tulus; Aku mencintaimu dengan Tak sengaja; seperti daun yang jatuh dari angin Aku yang menjagamu dengan Cinta yang Tak terkatakan angin kepada hujan; Aku yang mencintaimu dengan menjaga Harga Dirimu! Setelah Kau Tidak menginginkan ku ; Kau anggap aku Selingkuhan dan.. Kau ajari aku Mencintai dengan Nafsu untuk temukan orang Baru ; […]
Continue ReadingSebuah Kota Kecil yang tak terdengar, Lasem. Kota pesisir beralaskan Pantai dan Tambak. Tempat aku dilahirkan dan dibesarkan. Bertetangga dengan orang-orang Cina sudah dari dulu. Rajin mengaji ke surau di sore hari. Bermain petak umpet di malam purnama. Kota berbudaya dengan pesona batiknya. Hanya bisa berbangga dengan Batik Tiga Negerinya. Batik kualitas bagus dan warna […]
Continue ReadingKamu tahu Perasaanku tak menentu Mau marah tak boleh Mau dendam tambah tak boleh Prasangka tak boleh Bingung dibilang bukan yang dimau Memang bukan yang dimau Kau tak mengerti hancurnya aku Hatiku, Tulusku…. Aku berada di Titik Merasa tidak dicintai’ Tapi Nuraniku berkata “Kau mencintaiku” , Hanya terlanjur tidak tepat Aku selalu menangis sendiri Orang-orang […]
Continue ReadingHidupku sudah separo berjalan Cantik dan berjiwa muda Aku terjebak di dalam raga & jiwa muda Namun bagaimanapun kita tak lepas dari Tatanan sosial Simpan saja Energimu anak muda Tetaplah kau sembunyi Dunia tidak akan menerimamu Cinta itu tak pandang usia, hanya sekali saja Namun Tak bisa terulang kembali Simpan saja dalam talam Bersabarlah …. […]
Continue ReadingPengalaman Mengajarkanku; Bila kau pamer prestasi dan capaian; Adanya kau dijauhi teman -teman Perasaan iri memang sudah jadi tabiat manusia Sedikit langka orang yang tidak iri melainkan jadi inspirasi Oleh karena itu sebaiknya sembunyikan Bila kau menyatakan mimpimu kepada dunia, Sedikit yang support, adanya pura-pura tidak tahu; Atau lebih parahnya dirimu dianggap Ngarang, Menghayal (sambil […]
Continue ReadingSekarang aku mengerti makna : Pergi Seseorang tidak ada yang menetap, ada saatnya pergi Aku mulai mengerti arti : Kehilangan Ketika satu-satu orang yang terkagum : Pergi Orang-orang yang menyayangi satu-satu pergi Hingga aku merasa ” Tak ada yang benar-benar menyayangiku” Orang menjadi dekat karena : Kepentingan; So aku harus mandiri dan berjuang untuk Hidup
Continue Reading