EMAK DIPELUK CAHAYA MENTARI PAGI
Emak ibarat Cahaya Mentari pagi. Cahayanya lembut, menerpa angin sepi-sepoi. Udara terasa sejuk seperti bernaung di bawah pohon Mahogani. Emak berputra tiga, dan memiliki putri empat. Aku anak perempuan setelah putra bungsu, tepatnya aku anak nomor enam. Emak perempuan berhati lembut. Berjiwa lapang dan super sabar. Perasaanku sepanjang hidupnya aku tak pernah menangi (mengetahui) beliau […]
Continue Reading