BY NIKMATUNIAYAH

Pada hari Minggu pukul 11.00 WIB kita lanjut jalan-jalan ke Kawah Dieng. Hari masih hujan, malah tambah deras. Kami sebagian tetap masuk dengan berjaket, berpayung, dan jas hujan. Paket komplit ha ha. Kami berjalan terus melewati Track yang sudah disediakan. Kalau dulu hanya jalan setapak, sekarang sudah dibangun seperti jembatan kayu. Kita berjalan di antara gerimis. Awalnya bau belerang yang sangat menyengat, disarankan pakai masker, namun semakin dekat bau itu mulai hilang.
Banyak orang yang lalu lalang, ada yang pakai arus balik, padahal dilarang. dilarang putar balik, disarankan lewat pintu keluar. Kami foto-foto dulu dan selfie-selfie. Aku malah nyempetin joged India ha ha. Tiba-tiba aja pingin, mood minta tolong guide untuk mengambil video. Hasilnya seperti ini ha ha.
Lalu aku beritahu pintu keluarnya seperti labirin. Kita harus berjalan memutar seperti labirin, sejauh 2 / 3 km jauh sangat jauuh. Kita harus melewati UMKM yang berjajar menjual barang hasil bumi: Sabun belerang, Kentang, Kopi Purwoceng, Olahan serba kentang dll. Banyak dan jauuuh…. Pantas orang pada putar balik.



