BUNGA SEROJA
Untuk Suamiku yang di sana Tak ada yang sekonsisten dirimu: Tak ada yang bersungguh selayaknya kuatnya pundakmu: Aku ke rumahmu bertanya padamu: Bersama ananda yang parasnya menurun dariku, watak humble darimu; Bunga dari pasar ini kuanggap bunga seroja; Bunga yang cantik indah belum mana kutahu; Yasin dan Tahlil kupanjatkan , batin bersila ; Rumahmu dipenuhi […]
Continue Reading